Rabu, 16 Oktober 2019

Mencegah Aksi Teror, Kecamatan Cipondoh Menggelar OYK Di Kampung GONDRONG,



Tangerang, Banten- Operasi Yustisi  atau disingkat OYK di daerah kelurahan gondrong kecamatan Cipondoh sedang dilakukan pihak  keamanan Kecamatan Cipondoh tangerang, menggelar operasi OYK malam hari, operasi ini di tujukan kepada penyewa kontrakan dan kost.

Tujuan operasi ini adalah untuk mengecek dan mendata identitas warganegara serta pendatang baru demi mencegah kejahatan atau kejadian yang tidak diinginkan, apalagi sekarang banyaknya pelaku teroris yang sudah masuk kedalam lingkungan masyarakat.



Selasa, 15 Oktober 2019

Sejarah Kampung GONDRONG

aktivitas masyarakat gondrong 
Kampung Gondrong. Mungkin jika mendengar nama kampung seperti itu, yang terbayangkan di dalam pikiran anda adalah kampung yang berisikan pria dengan perawakan seram dan semuanya memiliki rambut gondrong . Mungkin juga dalam pikiran kita ketika mendengar kata “kampung”, mengira bahwa tempat ini berisi pohon-pohon lebat dengan jalanan bertanah merah dan rumah yang jaraknya berjauh-jauhan.

Nyatanya gak gitu. Warganya tentu tidak semua berambut gondrong. Akses ke tempat ini pun tidak sulit karena jalanannya sudah diaspal dan dekat jalan raya. Karenanya sebetulnya tidak layak diberi sebutan “kampung” karena warganya terus membangun rumah modern dan pemerintah yang terus melakukan pembangunan sarana dan prasarana.

Bahkan di ‘kampung’ ini terdapat sekolah dasar, masjid, rumah-rumah kontrakan dan ruko-ruko. Selain itu, ada perumahan mewah yaitu Green Lake city dengan luas 40 hektar. Bahkan pengembang perumahan mewah ini memiliki akses jalan tol sendiri dan saat ini sedang dibangun rumah sakit dan mall.

Asal mula kampung Gondrong sendiri masih menjadi misteri. Warga tidak mengetahui asal mula nama kampung Gondrong.

H. Rudin selaku Lurah Kampung Gondrong juga tidak tahu mengapa kampung yang terletak di Kecamatan Cipondoh, Tangerang, Provinsi Banten diberi nama Kampung Gondrong. “Mungkin karena zaman dahulu kampung ini penuh dengan pohon-pohon lebat atau mungkin barangkali dahulu banyak preman yang tinggal di sini, makanya terciptalah nama gondrong,” ujar Firman salah satu warga kampung gondrong.

Tanggapan serupa dilontarkan oleh pedagang es cendol yang mengaku sudah tinggal di kampung ini sejak lahir yaitu tahun 1953, Amit, “Dari dulu namanya udah Kampung Gondrong, saya juga tidak tahu kenapa nama kampungnya gondrong. Tapi pokoknya dulu kampung ini masih banyak pohon, pohonnya juga lebat-lebat terus jalannya masih tanah, setelah tahun 70-an baru ada pembangunan-pembangunan kayak gini,”jelasnya.

Pembangunan yang dimaksud Pak Amit adalah pembangunan jalan dan pembangunan rumah-rumah warga.